Mungkin aku tidak bisa memperkirakan apa yang akan terjadi
Tetapi bagaimana pun yang terjadi. Semua pasti ada jalan untuk bisa menjadikan semua hal itu terbaik.
Meski sakit sering kali kualami, tapi aku anggap itu bukan sakit tapi tanda untuk menjadi lebih kuat dan lebih bijaksana.
Aku tak pernah tahu apa yang dipikirkannya secara nyata. Yang aku tahu dia meyakiniku selayaknya udara yang terus ada menyelimuti bumi.
Mungkin pandanganku terasa kosong saat dia tidak memberitahu tentang hal yang terjadi. Tapi aku dapat melihat secara jelas dalam imajinasi yang tak jelas dimana dia mengalami kesulitan dalam mengatakannya.
Perlu dia ketahui dalam diri ini tidak ada sama sekali niat yang negatif, entah itu rasa benci, kesal, marah, dsb..
Sama sekali q tak ada rasa itu, yang kurasa hanya rasa kecewa yang mendalam karena tak bisa melihat dan memahami seutuhnya dirinya.
Tak selamanya mutiara terpendam dalam laut. Dan aku percaya tak selamanya aku tak bisa memahami dirinya. Dan Tak selamanya manusia sulit menghadapi masalah, pasti ada kemudahan yang diberikanNya untuk kita manusia yang lemah dan sering berbuat khilaf akan adanya rasa yang terkadang pedih,indah, lemah, tak pernah puas akan sesuatu hal, dan segala rasa yang mungkin tak pantas dan terkadang harus terpendam.
Sekaranag memendam segala rasa adalah jalan terbaik, karena pasti akan ada khilaf yang tidak diinginkanNya yang akan keluar jika aku tetap memaksakan dan memaksakan kehendakku kepada dia...
Dia selalu memberiku semangat untuk bersabar, dan untuk biasa, dan banyak lagi spirit yang dia katakan padaku.
Meski sulit untuk melakukan salah satu dari banyak spirit yang dia berikan, dalam diri, hati dan fikiran serta perbuatan, aku sudah membuat keputusan entah dari mana datangnya keputusan itu, bahwa segala yang dia ucapkan akan aku penuhi secara benar-benar.
Jadi mungkin dengan hal itu rasa sakit ku akan apa yang terjadi, akan terjadi, atau belum terjadi akan menjadi indah, mungkin rasa sakitku timbul karena tidak bisa memenuhi apa yang dikatakannya. Tapi aku memang tidak memungkiri bahwa aku mempunyai sifat egois dan keras kepala, dan sifat yang perlu gak perlu bagi sebagian orang. Sebaik perbuatan ku terhadapnya semua kulakukan untuk bisa melihatnya kembali ceria dan tidak ada kesedihan.
Jika memang dia menginginkan aku pergi pasti aku pergi. Aku peduli apa yang dikatakannya tapi aku tak peduli akan apa yang terjadi, Karena aku tlah merasa dia dekat bersamaku
Hanya Untuk Dia, Karena Dia Bersama Ku
Wednesday, 22 September 2010
9/22/2010 02:37:00 AM
|
Label:
Bersama Ku,
Hanya,
Karena Dia,
Untuk Dia
|
This entry was posted on 9/22/2010 02:37:00 AM
and is filed under
Bersama Ku
,
Hanya
,
Karena Dia
,
Untuk Dia
.
You can follow any responses to this entry through
the RSS 2.0 feed.
You can leave a response,
or trackback from your own site.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 komentar:
Post a Comment